jatimnow.com - Dampak letusan Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang juga dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Malang.
Hujan abu dengan ketebalan setengah sentimeter mulai turun di Kecamatan Ampelgading, Malang.
Kepala Desa Tirtomarto, Joni Suhariyanto menguraikan jika di wilayahnya yang berjarak 20 kilometer mengalami hujan abu ringan.
Baca juga: 7 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diamankan, Terancam Penjara-Denda Rp100 Juta
"Warga menonton ketika terjadi letusan. Ketika meletus kata beberapa warga juga terdengar dentuman tapi tak seberapa," jelasnya, Selasa (1/12/2020).
Ia menjelaskan, selain desanya masih ada dua desa lagi yang lebih berdekatan dengan Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Pendaki Gunung Semeru Tersesat Ditemukan Selamat Setelah 6 Jam Pencarian
"Informasinya juga sama hanya hujan abu tapi tak parah," ujar Joni.
Bukan hanya Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Poncokusumo juga ikut terdampak abu. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Ngadas, Mujianto.
Baca juga: Karhutla Gunung Semeru Hanguskan 592 Hektar dan 3.235 Orang Batal Mendaki
"Ya hujan abu juga tapi masih aman, namun aktivitas masyarakat memang agak terkendala akibat banyaknya abu," tegasnya.
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang meletus pada pukul 3.10 Wib. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengeluarkan awan panas hingga 1,5 kilometer dan mengarah ke wilayah Curah Koboan, Kecamatan Pronojiwo. Selain awan panas, Gunung Semeru juga mengalami guguran lava.